6:28 pm - Wednesday February 22, 2012

PANDUAN PEMBUATAN PETA DENGAN ARCVIEW (9)

Tutorial Arcview 3.3Sebelum melangkah ke pembahasan masalah buffer dan union jalan, kali ini saya ingin mencoba membahas tool di arcview yang disebut snap. Di dalam arcview dikenal istilah snap to vertex, snap to boundary, snap to intersection dan snap to end point. Materi ini saya buat karena adanya permintaan di facebook, dimana pada tutorial sebelumnya saya mencontohkan pembuatan digitasi jalan / line. Pada kenyataannya memang jalan ini tidak mungkin hanya satu saja, melainkan terkadang ada persimpangan jalan.

Untuk kasus tersebutlah, maka dirasa perlu untuk menambahkan permasalah snap ini. Karena untuk membuat line jalan, khususnya untuk menambah dari sebuah line yang sudah ada, kita harus benar-benar melekatkan line tersebut pada feature line sebelumnya. Hal ini berguna pada saat proses buffer maka jalan yang terbentuk akan lebih rapih dan betul-betul menyambung.

Langkah pertama untuk mengaktifkan fasilitas snap ini yaitu melakukan seleksi pada theme jalan / theme yang akan diaktifkan fasilitas snapnya. Kemudian klik menu theme – properties. Kemudian pada jendela theme properties klik tab editing, dan beri tanda ceklist pada interactive. Kemudian isikan angka pada tolerance sesuai dengan diameter lingkaran di sekitar kursor, misalnya saya isikan angka 2 m. Lalu klik OK

Mengaktifkan fasilitas snapping di arcview

Mengaktifkan fasilitas snapping di arcview

Setelah mengaktifkan fasilitas snapping tersebut, baru kita bisa melakukan snap pada theme jalan yang akan kita tambah. Caranya adalah, sebelum kita tambah line jalan kita klik kanan dulu pada area dekat jalan yang akan kita tambah, pada klik kanan yang kita tahan tersebut akan muncul menu, dan kita pilih snap yang sesuai dengan kondisi dimana line tersebut akan ditambah. Misalkan saja, jika persimpangan jalan tersebut ada vertex (patahan) maka yang kita pilih adalah snap to vertex.

Sedangkan jika kita akan menyambungkan jalan yang terputus, dimana titik pertama jalan yang akan kita buat adalah merupakan titik akhir dari line jalan yang sudah ada, maka kita pilih snap to end point.

Lalu untuk menyambungkan line jalan pada persimpangan jalan yang sudah ada (misalnya ada perempatan jalan) maka kita pilih snap to intersection, dan apabila tida ada kategory snap selain diatas (pada line yang lurus) maka kita pilih saja snap to boundary.

Snap to vertex pada arcview 3.3

Snap to vertex pada arcview 3.3

Setelah kita tentukan jenis snapping yang akan digunakan (misalnya snap to vertex) kita klik. Lalu arahkan kursor mouse pada area yang akan kita tambah garisnya, maka dalam radius 2 m sekitar mouse kursor tersebut akan muncul lingkaran. Ini artinya, walaupun kita tidak meletakkan mouse dan mengklik tidak tepat pada garis sebelumnya, asal masih dalam lingkaran 2 m, maka kursor akan slalu melekat pada garis yang sudah ada.

Setelah melekat pada garis yang ada, maka kita baru bisa melanjutkan menggambar digitasi line tersebut.

Membuat feature line dengan snap to vertex

Membuat feature line dengan snap to vertex

Demikianlah sekilas fungsi snapping pada arcview. Walaupun pada contoh diatas snapping tersebut diterapkan pada feature line, akan tetapi pada polygon pun fungsi snapping ini sering pula digunakan, khususnya ketika kita menambah sebuah polygon pada polygon yang sudah ada sebelumnya.

Pada sesi selanjutnya, Insya Allah kita akan mencoba membuat buffer dari line jalan yang sudah kita pelajari ini, sekaligus melakukan union pada jalan hasil buffering dengan polygon peta, sehingga terbentuklah peta yang menyatu dengan jalan.

Hosting Murah
Filed in: IT - Komputer, Tutorial, Tutorial - Windows